❝ We tell ourselves stories in order to live ❞

Wednesday, 25 January 2017 @ 18:51 0 comment[s]


Day 8: sebutkan 5 fakta yang berlawanan dengan 5 opini orang lain tentang dirimu
Sering kali kita tidak bisa menghindar dari gosip, jadi bahan omongan teman-teman kita sendiri. Dari gosip itu ada yang positive ada pula yang negative. Terkadang orang hanya melihat dari luarnya saja tanpa mencari lebih tau bagaimana kebenaran dari omongan mereka itu. Aku pun seperti itu.
Di hari ke-8 ini aku menulis untuk meluruskan (aku menyebut ini pembelaan diri) tentang opini-opini beberapa temanku tentang diriku. Tapi ini terkesan terlalu kepedean gak sih? Tapi tak apa untuk menyelesaikan tantangan hari ini.

Manja
Setiap orang yang kenal denganku pasti akan menyimpulkan hal ini, manja. Aku juga agak gak ngerti kenapa bisa dibilang manja. Padahal aku kemana-mana juga lebih sering sendiri. Kalo gak lagi repot sebisa mungkin aku gak menggantungkan ke orang lain. Tapi memang hal ini baru aku terapin 2 tahun ini berkat kakak Deta yang selalu ngasih wejangan kalo kita harus hidup mandiri dan gak setiap orang ikhlas bantu kita. Jadi semenjak itu aku sebisa mungkin mengurangi kebiasaan untuk ngegantungin orang lain.
Gak pernah nangis
Opini ini yang sering kali salah besar. Mereka bilang aku kuat, tegar dan gak pernah nangis. Faktanya kadang aku juga bisa nangis. Memang gak sesering itu dan aku gak pernah nunjukin secara langsung ke teman-teman karena aku malu. Aku pikir nangis hanya untuk diri sendiri gak perlu diumbar. Cuma kakak Deta yang tahu betapa sering aku nangis di kosan.
Susah ditebak
Demi apa teman-teman yang bilang jalan pikiranku susah ditebak. I am easy to read like an open book. Ini serius, sebenernya gampang banget sih karena aku gak bisa nyembunyiin sesuatu. Semua yang aku mau itu tergambar jelas di mimik wajah aku dan intonasi nada saat bicara.
Tukang ngambek
Ini yang aku sebenarnya agak nyebeli. Sebenarnya aku jarang ngambek ke teman-teman dan seringnya mengalah. Karena kalo aku nerusin ngambek dan nurutin mauku malah gak selesai-selesai masalahnya. Mungkin karena aku sering diam jika kurang sreg dengan sesuatu makanya mereka bilang aku tukang ngambek.
Kemenye
Ini adalah opini yang sering aku denger dari orang yang gak begitu dekat dengan aku. Mungkin karena rata-rata temenku cowok ya dan aku deket banget ke mereka jadi sebagian mereka menganggap aku aku menye dan kegatelan. Padahal aslinya sih biasa aja, aku cuma bersikap normal dan bersikap layaknya dengan teman dekat.
Yap itu lah menurutku fakta-fakta yang sering disalah pahami orang-orang. Sebenarnya tidak menuntut mereka juga untuk tahu karena yha setiap orang kan memandang dengan cara yang berbeda-beda. Mereka menyimpulkan demikian juga karena citra yang terbentuk akibat kelakuanku juga. Hal ini juga jadi pembelajaran sendiri buatku untuk tidak selalu menilai orang hanya dari tampilan luarnya karena kita tidak tahu seperti apa dan bagaimana kehidupan yang mereka alami. Setiap orang berhak membentuk citra diri dan setiap orang pula berhak beropini. Yang terpenting adalah bagaimana opini itu tersampaikan dengan baik tanpa menyakiti.
Liliy
p.s epilognya gak nyambung.

Labels:


0 Comments:

Post a Comment








Home About Friends eMail

Di tempat ini, aku menulis untuk bahagia dan sedihku yang tak bisa aku ceritakan padamu secara nyata. Aku memilih menyimpan ceritaku pada layar maya dan menikmatinya untuk diri sendiri.

Linda Purwati Halim
Banyuwangi-Jember
Indonesia

Criticism is mostly welcomed

Recent Updates

Leave Your Footprint
See your own Mesage here



Find me here




made with love, ayemrawi
edited by me ((lindaAP))