Wednesday, 8 February 2017

,

cepat pulang


Hei cepatlah pulang.
Aku sudah menunggumu entah dari kapan, mungkin sudah 3 bulan. Apa kabar buku-buku yang kamu pinjam? Apa masih berada di tumpukan lemari paling bawah? Ah kamu memang sering omong kosong, sok-sokan pinjam buku sampai 3 tapi akhirnya masih tak terbaca karena kuliah dan kerjamu yang tak ada jeda.

Hei cepatlah pulang.
Aku sudah menunggu rencana perjalanan panjang kita. Ke Jogja, Semarang dan Surabaya. Kita tak pernah bisa berlibur bersama. Belajar di kota yang berbeda sebenarnya cukup menyiksa. Liburmu terlalu singkat dan liburku pasti telat. Nonton film di bioskop saja kita tak sempat. 

Dho, cepatlah pulang. Banyak hal yang ingin aku ceritakan padamu tentang kegelisahan hari ini. Aku yakin kamu pasti akan mengejek dan memarahiku seperti biasanya. Tapi tak apa, seperti biasanya pula aku hanya akan senyum cengengesan. Karena aku harus bersyukur untuk setiap kehadiranmu, untuk kamu yang selalu merangkulku erat saat aku mulai goyah. Kamu yang selalu ada dan mau menjadi saudaraku yang paling dekat. Semoga kamu tak akan pernah lelah mempunyai saudara yang menyebalkan sepertiku.

Untukmu yang selalu bisa menerima kegilaanku.

Linda
Sodaramu yang sukanya nebeng wifi rumah.
Share:

0 comment:

Post a Comment