❝ We tell ourselves stories in order to live ❞

Monday, 7 August 2017 @ 16:01 0 comment[s]


Day 3: tulis semua yang membuat kalian rindu

Bicara rindu memang tidak pernah mudah, kadang rindu datangnya sebercanda itu, tanpa babibu dan voila aku rindu pada segala ke-random-an hidup. Setelah wisuda dan kembali ke rumah, rasanya rinduku tak akan jauh dari kota Jember. Pasalnya 4 tahun tinggal di sana tentunya tidak bisa lepas dari kenangan-kenangan bersama orang-orang yang ada di dalamnya. Mulai dari kenangan saat aku pertama kali datang hingga saat aku pulang. Bahkan bulan kemarin saat aku baru selesai pindahan aku sudah diserang rasa rindu ingin buru-buru pergi kesana lagi. Anaknya emang gini, baperan. Ya gimana gak rindu, temen-temenku disana semua dan aku belum sempat menghabiskan waktu bersama mereka.

Aku rindu waktu bersama Khemal, Vije, dan Anggel. Jalan dari kosan ke alun-alun pagi buta. Makan duren malam-malam di kontrakan abah haris. Keliling mencari tempat buka puasa yang gak penuh. Menghabiskan voucher timezone milik khemal. Aku rindu dengan mereka, kadang aku menyesali karena aku gak punya banyak waktu bersama, aku terlalu menghabiskan waktu dengan yang lain padahal nongkrong dengan mereka ini asyique banget. Mereka bertiga plus Ani dan Elki ini lah yang berjuang bersama dari jaman p2maba hingga aku lulus. Mereka yang nemenin aku dari aku patah hati, jatuh cinta, kena php sampe patah hati lagi. Aku rindu kalian. Semoga kita masih ada waktu untuk sekedar membuat kenangan kembali.

Hal kedua yang paling aku rindukan, gulung-gulung di kamar kos. Semenjak maba aku anti banget buat pindah kos. Selain karena kosanku bersih, temen-temennya juga baik banget udah kaya keluarga sendiri. Sempet sih beberapa kali kepikiran untuk pindah tapi entahlah sepertinya semesta tak penah mengijinkan. Selama itu pulalah kegiatan gulung-gulung di kos saat pulang kuliah tak pernah terlewatkan. Bagiku Gulung-gulung di samping kipas angin adalah kenikmatan yang hqq setelah pulang ngampus jam 12.10 siang. Bagaimanapun keadaan kamar entah itu sedang rapi, penuh tumpukan kertas, kain, laptop dan segala macamnya pasti selalu ada ruang untuk sekedar kelesotan di lantai. Kenikmatan Tuhan mana lagi yang kau dustakan saat di kosan liy?

Aku rindu mangkok mie apong pertamaku, setengah porsi saat hujan. Tapi sepertinya otakku menolak untuk mengingatnya lagi. Seingatku mie apong pertamaku rasanya hambar atau malah cukup manis karena dimakan berdua dengan gebetan. Terimakasih untuk kamu yang sudah mengenalkanku dengan mie apong. Sepertinya kamu sengaja agar tiap kali yang ku ingat saat aku makan semangkok mie itu adalah kamu. Tapi tenang saja, sepertinya kenangan itu sudah terkikis. Saat ini yang aku rasakan saat makan mie apong adalah getir pahit saat aku harus mengakhiri sebuah hubungan.


Sebenarnya masih banyak rindu-rindu lainnya yang ingin aku tuliskan, seperti rindu yang akhir-akhir ini seringkali membuat sesak. Tapi entahlah, nanti aku dikira bawa perasaan jadi aku urungkan saja. Karena bagiku rinduku padamu selalu gaduh di kepala. Biarkan aku merawat rinduku padamu sendirian, kamu jangan marah ya.


Liy


(( COMMENT HERE ))
Thursday, 3 August 2017 @ 17:48 0 comment[s]


2/7: tulis 7 lagu yang tidak bisa kamu lupakan beserta cerita dibaliknya.

1. Sementara - Float
percayalah hati lebih dari ini
pernah kita lalui
Semua yang berhubungan dengan hati memang tak pernah sesederhana itu, atau mungkin aku yang terlalu rumit. Kenangan kita tak hanya sebuah lantunan lagu yang kau putar di sepanjang jalanan kota Jember. Nyatanya kenangan kita terus terputar di kepala dan memaksaku terbiasa dengan luka. 

2. Secret Love Song - Little Mix
Desember, Surabaya, Secret Love Song dan jalanan malam surabaya yang tak pernah sepi. Tersesat yang menyenangkan bukan? Tahun depan mau coba lagi? 

3. High Hopes - Kodaline
Lagu ini diputar februari lalu, saat kami tak lagi bisa meneruskan apa yang kami mulai. Segala harapan dan angan yang kami bangun dari desember melebur bersama egoku yang tak bisa lagi ia hadapi. Semua harapan itu memutar ingatan kami pada saat pertama kali kami bertemu lagi, pada jalanan Surabaya yang basah di malam penghujung bulan Desember. 

4. Back to December - Taylor Swift
pada tahun 2014 lagu ini terus aku putar hingga nyaris gila. Permove-on-an yang paling sulit untuk dilakukan. Semua kenangan dari pertama kali bertemu, tawa, tangis, dan semua omong kosongmu yang sempat aku percaya. Sampai sekarang aku tak akan pernah lupa kegetiran pukul 3 pagi di alun-alun ketika kamu mengatakan 'aku dijodohkan'. Mas sebenarnya itu omong kosong apa? Mas kenapa harus jam 3 pagi? Aku ngantuk. 

5. Everglow - Coldplay
Lagu patah hatiku di tahun 2016. So emotional dengan lagu ini. Waktu itu patah hati yang cukup membuatku mempertanyakan nilai-nilai serta kebiasaan yang aku lakukan. Lagu ini membuatku bertanya 'am i good enough for him?', 'do i deserve his kindness?'. Karena setelah segala kejadian yang menyakitkan itu, ia masih berbaik hati, he still gives me the light to move.

6. Just a Friend to You - Megan Trainor
Bersama Nana, kami membentuk sebuah aliansi terjebak friendzone 2017 dengan backsound Just a Friend to You. Bagaimana tidak, secara tak sengaja kami berada pada situasi yang sama, kembali lagi dengan orang yang sama dan terjebak dengan masalah yang sama. Memang like a sister sekali ya. 

7. Dari Mata - Jazz
Lagu kebangsaan kosan depan. Lagu yang tak pernah terlewat disetiap momen karaoke. Lagu yang menyatukan 6 anak kosan yang gila karena tugas kuliah. Lagu yang menghangatkan persahabatan kami. 


Labels:



(( COMMENT HERE ))
Saturday, 29 July 2017 @ 23:43 0 comment[s]


Kemarin hujan warnanya biru
sepertinya juga kelabu
menurutnya hujan warna warni
karna ia sering kali melintasi.
Kadang ia bermimpi jadi bunga matahari
mekar pagi
kuncup senja
apa kata sang matahari.
Bukankah manusia juga
mengikuti apa yang dikehendaki pencipta
tapi matahari tidak mencipta bunga.
Aku bingung.
Tuhan,
Apa tidak ngantuk?
Tuhan,
Apa tidak capek?
Tuhan,
Aku ingin naik balon udara
ingin melihat hujan yang ia lihat
tapi jadi pelikan juga tak apa
terbang bersamanya
atau jadi ikan
Melihatnya sebal di pinggir kolam.
Tuhan, pernah lelah tidak?
Rasanya banyak sekali keluhan
Tuhan, kenapa tidak menyenangkan semua orang?
Rasanya rasa nelangsa makin bersarang
Tuhan, bisa minta bantuan?
Biarkan segala perasaan dan rasa sakit ini ditelan lindap
Tuhan, bunga mataharinya lelap.



(( COMMENT HERE ))







Home About Friends eMail

Di tempat ini, aku menulis untuk bahagia dan sedihku yang tak bisa aku ceritakan padamu secara nyata. Aku memilih menyimpan ceritaku pada layar maya dan menikmatinya untuk diri sendiri.

Linda Purwati Halim
Banyuwangi-Jember
Indonesia

Criticism is mostly welcomed

Recent Updates

Leave Your Footprint
See your own Mesage here



Find me here




made with love, ayemrawi
edited by me ((lindaAP))