![]() |
| full team doing gaya rahma |
Sunday, 12 February 2017
Saturday, 11 February 2017
Sebening Kuah Soto
Aku rasa kita berdua beberapa kali berada di posisi yang sama. Sedang berusaha menyelesaikan TA kita. Sering juga koalisi untuk membalas twit Fai yang super menyebalkan itu. Dan sepertinya, kita juga sedang berusaha untuk belajar mengikhlaskan sesuatu yang sudah pergi. As i know, you're never play victim when dealing with your past. Even, you never make yourself look pitiful. You just carry your problem by yourself. You're sure a tough and independent girl that i look at. For that matter, i love being around with you to learn how to stand up for myself like you did.
Terimakasih sudah mau berteman denganku ya Lian, juga sudah pernah mau mendengarkan sedikit ceritaku tentang seseorang. Semoga kamu bisa jadi scriptwriter sukses di hari yang akan datang. Untuk saat ini semoga kita berdua lulus dari kampus ini, secepatnya.
Friday, 10 February 2017
Surat untuk Omo
Ah iya, cepat sembuh juga mas, kata mas Rizal minggu lalu kamu terserang penyakit tifus hingga menunda untuk kembali ke kampung halaman. Maaf aku sempat tertawa karena hal itu terdengar lucu. Saat mengerjakan tugas akhir tak satupun ku dengar dirimu tak sehat, tapi setelah wisuda dan dinyatakan lulus kamu malah terkapar tak berdaya. Mungkin kamu masih demam kampus mas, sebagian dari dirimu tak rela meninggakan Univ Jember yang kamu cinta.
Sudah cukup basa basinya, ini akan jadi bagian akhir suratku untukmu mas. Omo, terima kasih karena sudah selalu mengingatkan linda untuk selalu jadi pribadi yang lebih baik. Aku tak tau apa jadinya jika waktu itu tak kamu marahi habis-habisan karena aku menangis tak kunjung henti. Terima kasih karena sudah menjadi orang yang tetap mau medengarkan keluhanku ketika semua tak lagi mudah. Aku akan selalu menjadi Linda yang mas Galang inginkan. Linda yang tidak akan pernah menangis di depan teman-teman. Yang akan menjaga persahabatan kami agar tak akan pernah putus di tengah jalan. Terus doakan Linda agar selalu kuat ya mas.
Aku harap mas Galang tak pernah bosan mempunyai adik-adik yang kurang ajar seperti kami berlima. Jangan lupakan kami di tempatmu yang baru ya mas. Kami menyayangimu, sangat menyayangimu.
Thursday, 9 February 2017
Tentang Jarak
![]() |
| 4 januari 2017, di puncak tertinggi watu dodol |
Jember, 9 Februari 2017
Untuk kamu, orang yang selalu membuatku bingung harus berkata apa
Baru saja beberapa jam yang lalu kita masih satu kota. Baru saja beberapa hari ini aku merasa bahagia karena jarak tak lagi ada. Tapi pertemuan memang tak akan pernah seabadi itu. Sekarang kita di sini, pasrah lagi terhadap jarak yang kian membentangi. Mari kita mulai lagi ritual ini, usaha-usaha yang kita lakukan untuk memperkecil jarak ratusan kilometer jauhnya; chat-chat yang berhamburan dan video call tengah malam.
Pada akhirnya, seringku pasrah kepada waktu karena kita terpisah jarak. Bahkan jika tak pernah ada jarak sejauh ini kita tak pernah bisa saling menemukan kembali. Semoga sibukmu dan sibukku hari ini adalah sibuk yag diperhitungkan oleh Tuhan. Kita hanya perlu berusaha hingga semua akan indah pada waktunya, aku percaya.
Monday, 1 February 2016
Pagimu Februari
Bagaimana pagimu tuan?
Pagiku kali ini cukup menarik sebagai pembuka februari. Menikmati perjalanan panjang dengan sapaan mentari pagi. Berjalan beriringan untuk sebuah tujuan yang sama dengan orang-orang pilihan yang dinamakan teman.
Kudengar pagimu hari ini ditemani secangkir kopi dengan iringan lagu cinta yang mendayu-dayu. Mungkin cukup meneduhkan bagimu yang kalut setelah pagi kita memilih jalan yang berbeda.
Aku masih sering membayangkan duduk diboncenganmu, bercanda sembari menikmati aroma tubuhmu dipagi hari. Mengelilingi tempat-tempat yang belum pernah kita kunjungi. Mengumpulkan kenangan dan menyimpannya dalam kotak memori yang akan kita buka suatu saat nanti.
Pagimu tetap tak sehangat angin subuh yang memeluk erat saat kita terbelenggu ego yang kian keras kepala. Dan angin pagi pula lah yang menyelematkan kita dari amarah mentari, saat ia cemburu kepadamu karena kau lebih sanggup meluluhkan apa yang ia sebut hati.
Namun seindah, semenarik dan semeneduhkan apapun pagimu dan pagiku. Semua itu tak akan sebanding dengan pagi kita.
Sunday, 31 January 2016
Bangau Kertas
Untuk bangau kertas
Aku tuliskan surat pertamaku ini padamu untuk kemudian akan kau ceritakan pada seseorang yang tak berani lagi kusebut namanya.
Ada kisah yang kurahasiakan dalam setiap lipatanmu dan berharap kamu terbang suatu saat nanti. Membiarkanmu terbang bebas tanpa pernah tau seberat apa beban yang kau bawa dalam setiap kepak sayapmu.
Kenyataannya, maafkan aku yang dua tahun ini tak pernah membiarkanmu terbang dan malah mengurungmu dalam sudut ingatan yang menyakitkan. Merantai kakimu dengan kenangan masa lalu yang tak lagi sejalan dengan kenyataan.
Namun berbahagialah, hari ini aku siap melepasmu untuk sebuah rumah baru yang akan kau tinggali hingga kau tua nanti. Dan suatu saat nanti aku akan tersenyum seceria ini saat takdir mempertemukan kita lagi, aku janji.
Selamat tinggal.
Bangau kertas warna merah yang kuberikan untukmu, masihkah kau simpan? Tak apa jika sudah kau buang. Karena tak ada artinya menyimpan suatu kenang yang menyakitkan apalagi hanya sebuah bangau kertas yang tak mampu terbang.
Saturday, 28 February 2015
surat terakhir untuk yang pertama
Tuesday, 17 February 2015
Sejak Kapan
Untuk kamu yang biasa aku panggil Zombie
"months ago we stayed up till 4 a.m talking, and today I don't even know how to say hey"
Saturday, 7 February 2015
untuk mentor terbaik kami
Wednesday, 4 February 2015
modus pertama
Teruntuk mas tukang modus terhandal
The Ranting Girl

A speckle dust in this gigantic space. A weirdo who loves poetry and fiction. Clumsy lever overload. Trapped between dream and reality.
Popular Posts
-
Ban motor itu bocor lagi. Mungkin ini sudah yang keempat atau kelima kalinya dalam satu bulan, aku lupa. Tapi yang jelas, saat itu bocornya ...
-
Untuk kamu yang biasa aku panggil Zombie "months ago we stayed up till 4 a.m talking, and today I don't even k...
-
kepada mas yang dengan sabarnya membantu kami Hai, mas Galang? Apa kabarnya? Sudah satu bulan lebih ya tidak bertemu, lantaran ini mas...
-
Untuk yang tak lagi dapat kupeluk Jember adalah sebaik-baiknya perantauan. Tempat mimpimu disemat untuk kemudian beradu dengan p...
-
Every encounter is a kind of destiny. In our world, there are all kinds of encounters and destinies everyday. Some of them were just a...
-
p ikore I'm sad in the despair of my self agony. When the sun passed by and the darkness had interfered the sky, I saw your...
-
My youth, all of our flaming oaths and the belief I've held on to have all roared away in a sudden when you left. At that momen...
-
Teruntuk mas tukang modus terhandal Malam itu hujan saat pertama kali aku mengenalmu. Tak ada yang istimewa. Bahkan kita tak dipertemu...
-
#1 I once thought life was like a glass of water that it could be stained with ink at all. Now i realize that life is a piece of dr...
-
Don't smile it's a disaster there's thunder storm inside my lungs but bunch of joy flooding my artery Don't smile it...



