Sunday, 11 October 2015

Puncak tertinggi

"bagaimanakah rasanya melihat semuanya dari puncak tertinggi ?"

"menakjubkan, kau harus mencobanya"

"tapi aku tak mau tau rasanya mendaki"

"lalu bagaimana kamu akan tau ?"

"cukup mendengarkan semua cerita darimu itu sudah cukup"

"kau harus merasakannya sendiri, bagaimana mungkin kau hanya percaya pada hal yang bahkan belum pernah kau lakukan sendiri"

"karena aku percaya kamu"

"jangan percayai apapun dariku, kau harus merasakannya sendiri"

"tidak, aku terlalu takut untuk mendaki "

"akan ku bantu kau mendaki, jika kau jatuh aku yang akan membantumu berdiri , jika kau lelah aku yang akan memberi semangat hingga kita sampai pada puncak yang kau harapkan dan akhirnya kau akan melihatnya semuanya sendiri"



1  maret 2014
obrolan dahulu sebelum waktu membolak-balikan keadaan hati. Dahulu ketika aku masih sangat mencintai pendaki itu.
Share:

0 comment:

Post a Comment